Senin, 15 September 2014

Hasil Observasi Tentang Perokok Aktif & Perokok Pasif

Bab I
Pendahuluan
A.      Latar Belakang

            Dari zaman dahulu hingga sekarang, sudah tidak asing lagi di telinga kita, dengan apa yang dinamakan dengan rokok. Rokok adalah campuran tembakau dengan kandungan zat yaitu nikotin dan TAR yang berbentuk silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 mm hingga 120 mm ( bervariasi ) dengan diameter sekitar 10 mm.
Rokok juga selain berbahaya juga bisa mematikan dan akan menimbulkan kecanduan kepada pemakainya. Sebenarnya yang paling berbahaya diantara perokok pasif dan perokok aktif, perokok pasif lah yang berbahaya sebab perokok pasif menghisap asap rokok yang paling banyak.
            Nikotin adalah racun saraf yang potensial dan digunakan sebagai bahan baku berbagai jenis pestisida. Pada rokok nikotin merupakan zat yang dapat menimbulkan kecanduan.
            Tar adalah sebuah zat yang dihasilkan dalam pembakaran tembakau (rokok biasa) dan bahan tanaman lain (rokok herbal) ketika seseorang merokok. Tar merupakan campuran dari beberapa zat yang bersama-sama membentuk suatu massa yang dapat melekat di paru-paru.
Perokok pasif  merupakan seorang penghirup asap rokok dari orang yang sedang merokok. Akibatnya lebih berbahaya dibandingkan perokok aktif. Bahkan bahaya yang harus ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari bahaya perokok aktif.
Perokok aktif adalah seorang penghirup asap rokok yang sudah kecanduan akan nikotin.

Perokok Aktif
Nama               : Ahmad Bukhari
Usia                 : 25 Tahun
Jenis Kelamin  : Laki – laki
Pekerjaan         : Mahasiswa
Ahmad Bukhari , mahasiswa akhir di salah satu Universitas Swasta di Pontianak , Sekarang lagi menyelesaikan program profesi dalam bidang kesehatan. Menurut AB , Rokok adalah suatu zat kimia, yang di dalamnya mengandung berbagai macam unsur, baik itu negatif maupun positif. Adapun negatifnya ialah merokok ini sudah terpampang jelas pada label bungkusnya, yaitu MEROKOK DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI dan GANGGUAN KEHAMILAN dan JANIN, sedangkan positifnya ialah rokok itu dapat memberikan dampak relaksasi ( suasana nyaman ). Awal mengenal rokok AB ini di usia 14 tahun ( kelas 2 SMP ) tahun 2002, dimana pada waktu itu AB di kasih rokok oleh teman-teman 1 gang tempat tinggal, setelah berjalannya waktu AB mulai membeli sendiri rokok dengan uang pemberian orang tua, hingga sampai sekarang pun AB masih merokok dan sudah menjadi perokok aktif. Alasan AB tidak bisa menghilangkan rokok ialah apabila tidak merokok AB mengeluh, mudah marah, kepala pusing, dan menjadi orang yang tempramental. Jika di suruh memilih antara makan atau merokok, AB lebih memilih untuk merokok mengapa demikian karena menurut AB, lebih baik tidak makan daripada tidak merokok.
Nama               : Muslihan
Usia                 : 21 Tahun
Jenis Kelamin  : Laki-Laki
Pekerjaan         : Mahasiswa

Muslihan, biasa disapa Immus, seorang mahasiswa tingkat akhir di salah satu universitas swasta di kota Pontianak. Menurut Immus, Rokok adalah kebutuhan sehari-hari. Sisi positif merokok menurut Immus adalah dapat menghilangkan rasa kantuk dan stress. Sedangkan sisi negatif merokok adalah sudah jelas dapat merusak kesehatan. Awal mengenal rokok sekitar 2 tahun yang lalu, yaitu saat kuliah di semester 3 dengan faktor ajakan dari teman-teman Immus yang berawal dari sekedar ingin coba-coba saja namun berbuntut jadi ketergantungan sampai sekarang ini. Untuk memenuhi kebutuhan akan rokok Immus biasanya menggunakan uang hasil dari pemberian orang tua dan biasanya bila tidak punya uang lagi Immus meminjam uang kepada teman-temannya. Menurut Immus kebiasaan merokok ini tidak bisa dihilangkan. Jika disuruh memilih antara tidak makan atau merokok Immus memilih untuk merokok jika persediaan uang tinggal Rp.10,000.

Nama               : Ronny Rusyadi
Usia                 : 21 Tahun
Jenis Kelamin  : Laki-Laki
Pekerjaan         : Mahasiswa
Ronny Rusyadi, Biasa disapa Roni, seorang mahasiswa semester 7 di salah satu universitas swasta di kota Pontianak. Menurut Roni, rokok adalah sebuah teman yang bisa menghibur di saat susah dan senang. Sisi positif rokok menurut roni adalah bisa menghilangkan stress di saat ada masalah, sedangkan sisi negatif rokok adalah yang jelas mengganggu kesehatan serta lingkungan dan hidup pun menjadi boros ( khususnya uang ). Awal mengenal rokok di saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama khususnya kelas 9. Roni merokok atas dasar lingkungan di tempat bergaul. Untuk memebuhi kebutuhan merokoknya ini Roni biasanya menggunakan uang dari pemberian orang tua dan jika di saat tidak punya uang Roni biasanya membeli rokok dengan membongkar tabungan. Jika disuruh memilih, antara merokok atau makan, Roni lebih memilih untuk merokok, karena menurut Roni lebih sedih tidak merokok dibanding tidak makan.



Perokok Pasif
Nama               : Arshy Wahyuni
Usia                 : 16 Tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Pekerjaan         : Pelajar
Arshy Wahyuni, salah satu siswi Sekolah Menengah Atas di Pontianak yang sekarang duduk di kelas 12 IPA 4 dan tinggal bersama saya Agus Rasiwan di rumah pribadi di jalan  parit haji husin 2. Menurut AW, Rokok adalah suatu barang yang dapat menyebabkan ketergantungan. Menutur AW, sisi positif dari rokok tidak ada sama sekali bagi seorang perokok, dan banyak menimbulkan sisi negatif. Sejak menjadi perokok pasif AW tidak merasakan apa-apa, dan yang menjadi keluhan banyak sisa-sisa filter rokok di dalam wc. Jika berada di dekat orang yang merokok AW merasa sesak nafas dan jika sudah meras demikian AW memutuskan untuk menjauh. Saran AW untuk orang yang merokok adalah boleh merokok, tapi rokok itu hanya untuk buang-buang uang saja kemudian rokok itu dalam jangka panjangnya mempunyai dampak buruk bagi perokok itu sendiri.



Nama               : Aryandi Eristi
Usia                 : 17 Tahun
Jenis Kelamin : Laki - Laki
Pekerjaan         : Mahasiswa
Aryandi Eristi, seorang mahasiswa baru di salah satu perguruan tinggi swasta di Pontianak yang tinggal 1 kamar bersama saya Agus Rasiwan. Menurut AE, Rokok adalah kebutuhan bagi seorang perokok aktif sedangkan menurut perokok pasif, rokok adalah awal dan sumber dari penyakit. Sisi positif rokok menurut AE adalah dari segi pemasukan negara tentu sangat berdampak besar, sedangkan sisi negatifnya adalah rokok dapat menganggu dan merusak kinerja dalam tubuh serta yang sudah pasti dapat menimbulkan polusi udara. Sejak menjadi perokok pasif, AE merasakan lingkungan disekitar khususnya dalam kamar tidak sehat dan yang jelas semua barang menjadi asbak rokok khususnya piring dan gelas. Jika berada di dekat orang yang merokok AE selalu berusaha menghindar bagaimana caranya agar asap rokok tersebut tidak terhisap olehnya. Saran AE untuk seorang perokok sebenarnya tidak banyak, dia hanya menyarankan kepada seorang perokok bahwa rokok itu sudah jelas merusak tubuh, jadi secara umum kita kembalikan kepada individu masing-masing, yang ingin tetap merokok terserah individu masing-masing, karena resikonya pun ditanggung masing-masing.

Nama               : Sabarudin Al Amin
Usia                 : 22 Tahun
Jenis Kelamin  : Laki-Laki
Pekerjaan         : Mahasiswa
Sabarudin Al Amin, biasa di panggil Amin, seorang mahasiwa semester 7 disalah satu Universitas Swasta di kota Pontianak yang sekarang lagi menempuh tugas PPL di Sambas. Menurut Amin, rokok adalah sebuah polusi udara yang dapat memberikan efek negatif bagi kesehatan. Menurut Amin sis positif dari rokok yang jelas tidak ada karena sudah jelas tertera di label bungkusnya “ Merokok Dapat Menyebabkan Kanker, Serangan Jantung, Impotensi dan Gangguan Kehamilan dan Janin. Sedangkan sisi negatif dari merokok sudah jelas dapat merusak kesehatan dan hanya membroskan uang. Sejak menjadi perokok pasif, Amin merasa risih dan jelas tidak suka. Jika berada disekitar orang yang merokok Amin lebih memilih untuk menjauh dari sekitar. Saran Amin untuk seorang perokok aktif adalah kalau bisa di hentikan dan janganlah merokok di tempat umum, karena kasian orang yang tidak merokok dapat menghirup efek negatifnya juga.


Nama               : Tika Ningsih
Usia                 : 21 Tahun
Jenis Kelamin  : Perempuan
Pekerjaan         : Mahasiswa
Tika Ningsih, biasa disapa neneng, mahasiswi salah satu universitas swasta di kota Pontianak. Menurut neneng, rokok adalah sebuah benda yang dapat merusak kesehatan. Menurut neneng, rokok tidak memberikan dampak positif tetapi bagi seorang perokok justru memberikan banyak dampak positif. Sedangkan sis negatif rokok menurut neneng sangat banyak, terutama kesehatan, lingkungan, dan memebahayakan tidak hanya bagi penikmatnya, tetapi bagi orang lain yang ikut mengisapnya. Sejak menjadi perokok pasif, neneng sering merasakan sesak nafas dan mata perih dan jika sedang berada disekitar orang yang sedang merokok, neneng lebih memilih untuk menjauh. Saran neneng untuk seorang perokok aktif, lebih baik merokok ditempat yang khusus untuk merokok, jika merokok di sembarang tempat, kasian orang yang tidak merokok, mereka juga terkena dampaknya.



Kesimpulan
Menurut hasil wawancara kami, kami dapat menyimpulkan sebagai berikut :
Perokok Aktif adalah seorang perokok, yang sudah kecanduan akan nikotin yang terkandung dalam rokok, dan menjadi ketergantungan akan rokok.
Perokok Pasif adalah orang yang tidak merokok, namun mereka menjadi korban negatif dari seorang perokok, yang mendapat efek sama dengan seorang perokok.

Saran
Perokok aktif, jika bisa berhenti merokok, berhentilah ! Sebelum rokok menghentikan hidupmu. Karena tidak ada efek positif dari rokok untuk kesehatan, melainkan banyak menimbulkan efek negatif.

Perokok pasif, jika sedang berada disekitar perokok aktif, segeralah menghindar, jauhkan diri dari agar tidak menghirup asap rokok.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar