Senin, 15 September 2014

Fiksi

FIKSI
By : Agus Rasiwan

Rintik hujan terdengar dan bayangmu pun samar
                        Serpihan kata terpenggal membuatku semakin liar
                        Dalam dunia fiksi trus kucari jalan menuju mimpi
                        Namun kenanganmu buatku mati

Kapankah tiba saat ku mulai sadar
Bahwa yang tunggu itu hanyalah khayalan
Saat kau hadir tangan ini gemetar
Layaknya ingin ku hujamkan sebuah gumpalan

                        Cobalah sematkan sebuah rasa dalam hati
                        Rasa yang nyata bukan ilusi
                        Kau hadirkan cinta namun hanya dusta
                        Kau berikan janji namun hanya sebatas janji

Sekarang kau kembali
Berharap tuk tepati janji
Namun, kuanggap semua itu hanya fiksi
Kenyataan semua itu hanyalah ilusi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar