Kamis, 06 November 2014

TES BENAR SALAH

TES BENAR SALAH
Cermatilah pernyataan berikut dengan seksama, untuk pernyataan benar ( B ) dan untuk pernyataan salah ( S ) !
1.        ( B – S ) Organisasi Budi Utomo (BU) didirikan pada tanggal 20 Mei 1908.
Jawabannya adalah BENAR
2.        ( B – S ) Sarekat Dagang Islam (SDI) di dirikan oleh Ir.Soekarno.
Jawabannya adalah SALAH
3.        ( B – S ) Suwardi Suryaningrat adalah salah satu pendiri Indische Partij.
Jawabannya adalah BENAR
4.        ( B – S ) Taman siswa adalah perguruan yang di dirikan oleh KH Ahmad Dahlan.
Jawabannya adalah SALAH
5.        ( B – S ) PNI didirikan di Bandung pada tanggal 4 Juli 1927 oleh 8 pemimpin.
Jawabannya adalah BENAR
6.        ( B – S ) Muhammadiyah berdiri pada tanggal 18 November 1912 dengan Ki Hajjar Dewantara sebagai ketuanya.
Jawabannya adalah SALAH
7.        ( B – S ) Dokuritsu Junbi Chōsakai adalah nama lain dari BPUPKI.
Jawabannya adalah BENAR
8.        ( B – S ) Sidang pertama PPKI dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 1945.
Jawabannya adalah SALAH
9.        ( B – S )  Dokuritsu Junbi Inkai adalah nama lain dari BPUPKI.
Jawabannya adalah SALAH
10.    ( B – S ) PPKI dibentuk pada tanggal 7 Agustus 1945.
Jawabnnya adalah BENAR


Senin, 03 November 2014

SOSIALISME DI EROPA

RESUME

SOSIALISME DI EROPA

Oleh : Agus Rasiwan

Sosialisme (sosialism) secara etimologi berasal dari bahasa Perancis sosial yang berarti kemasyarakatan. Istilah sosialisme pertama kali muncul di Perancis sekitar 1830. Umumnya sebutan itu dikenakan bagi aliran yang masing-masing hendak mewujutkan masyarakat yang berdasarkan hak milik bersama terhadap alat-alat produksi, dengan maksud agar produksi tidak lagi diselenggarakan oleh orang-orang atau lembaga perorangan atau swasta yang hanya memperoleh laba tetapi semata-mata untuk melayani kebutuhan masyarakat. Dalam arti tersebut ada empat macam aliran yang dinamakan sosialisme: (1) sosial demokrat, (2) komunisme,(3) anarkhisme, dan (4) sinkalisme (Ali Mudhofir, 1988). Sosialisme ini muncul kira-kira pada awal abad 19, tetapi gerakan ini belum berarti dalam lapangan politik. Baru sejak pertengahan abad 19 yaitu sejak terbit bukunya Marx, Manifes Komunis (1848), sosialisme itu (seakan-akan) sebagai faktor yang sangat menentukan jalannya sejarah umat manusia.

Bentuk lain adalah sosialisme Fabian yaitu suatu bentuk dari teori sosialisme yang menghendaki suatu transisi konstitusional dan pengalihan bertahap pemilikan dan sarana produksi kepada Negara. Tidak akan dilakukan teknik-teknik revolusioner dan lebih ditekankan pada metode pendidikan. Aliran ini mencoba cara yang praktis untuk memanfaatkan semua sarana legislatif untuk pengaturan jam kerja, kesehatan, upah dan kondisi kerja yang lain. Bentuk sosialisme ini didukung oleh Fabian society yang didirikan 1884. Tokoh gerakan sosial di Inggris berasal dari kelompok intelektual di antaranya George Bernard Shaw, Lord Passfield, Beatrice Webb, Graham Wallas dan GDH Cole.

Istilah “ sosialis” atau negara sosial demokrat digunakan untuk menunjuk negara yang menganut paham sosialisme “ moderat” yang dilawankan dengan sosialisme ”radikal” untuk sebutan lain bagi “komunisme”. Hal ini ditegaskan mengingat dalam proses perkembangannya di Negara Barat yang pada mulanya menganut paham liberal-kapitalis berkembang menjadi Negara sosialis (sosialis demokrat) ( Frans Magnis Suseno,1975: 19-21). Perbedaan yang paling menonjol antara sosialis-demokrat dan komunisme (Marxisme-Leninisme) adalah sosial demokrat melaksanakan cita-citanya melalui jalan evolusi, persuasi, konstitusional-parlementer dan tanpa kekerasan, sebaliknya Marxisme-Leninisme melalui revolusi.

Unsur-unsur pemikiran dan politik sosialis yang rumit dan saling bertentangan dengan jelas tergambar dalam gerakan sosialis Inggris. Unsur-unsur yang ada dalam gerakan sosialis Inggris adalah: (1). Agama, (2) Idealisme Etis dan Estetis, (3) Empirisme Fabian, (4) Liberalisme (Willian Ebenstein,1985:188).

1. Agama

Dalam buku The Labour Party in Perspective Attles dikemukakan bahwa… dalam pembentukan gerakan sosialis pengaruh agama merupakan yang paling kuat. Inggris pada abad 19 masih merupakan bangsa yang terdiri para pembaca kitab suci. Didalamnya ia akan menemukan bacaan yang mendorongnya untuk tampil sebagai pengkotbah doktrin keagamaan di negera ini dan adanya berbagai ajaran yang dianutnya membuktikan hal ini.

Gerakan sosialis Kristen yang dipimpin oleh dua orang biarawan yaitu frederich Maurice dan Charles Kingsley mencapai puncak kejayaannya pada pertengahan abad 19 dan menjadi sumber penting untuk perkembangan organisasi kelas buruh dan sosialis kemudian. Prinsip yang menjadi pedoman bagi kaum sosialis Kristen adalah konsep yang mendasarkan bahwa sosialisme harus dikrestenkan dan kristianitas harus disosialisasikan.

Adanya perhatian agama Kristen yang bersifat praktis ini sangat kuat terasa selama pengaruh terakhir abad 19. Kesungguhan moral dan kejujuran merupakan ciri masa ini. Agama mengakui kesopanan dan kepercayaan merupakan syarat penting untuk memperoleh keselamatan. Akan tetapi tetap menekankan pentingnya perbuatan dan penyelamatan dengan kerja. Banyak pemimpin sosialis dari generasi yang lebih tua seperti Attlee dan Sir Staffors Cripps dididik dalam suasana dimana agama mempunyai pengaruh yang kuat.

2. Idealisme Etis dan Estetis

Idealisme etis dan estetis juga menjadi sumber bagi sosialisme Inggris, meskipun pengaruhnya tidak dapat diukur dalam wujud jumlah suara dan kartu keanggotaan. Idialisme yang diungkapkan oleh beberapa penulis seperti John Ruskin dan William Morris bukanlah suatu program politik atau ekonomi, tetapi merupakan pemberontakan kehidupan yang kotor, membosankan dan miskin di bawah kapitalisme industri. Berkembangnya kapitalisme di Inggris mungkin menciptakan lebih banyak keburukan disbanding dengan tempat lain, karena para industriawan Inggris tidak dapat membayangkan nantinya kapitalisme akan merubah udara dan air yang jernih dan keindahan wilayah pedalaman Inggris. Mereka juga tidak memperhitungkan sebelumnya pengrusakan pemandangan kota dan desa tua oleh adanya pemukiman dan pusat pabrik.

Pengaruh Ruskin dan Morris lebih banyak mengandung segi negatif dibanding positifnya. Mereka menunjukkan apa yang secara fisik dan moral salah menyangkut peradaban yang dibangun di atas perselisihan dan kemelaratan, tetapi tidak merumuskan program tertentu untuk memperbaiki kondisi yang dikritiknya. Meskipun demikian pemberontakan estetika dan etika ini membawa pengaruh yang penting dalam mempersiapkan suatu lingkungan intelektual dimana nantinya sosialisme mendapatkan tanggapan yang simpatik.

3. Empirisme Febian.

Empirisme Febian mungkin merupakan ciri khas gerakan Inggris. Masyarakat Febian didirikan pada tahun 1884, mengambil nama seorang jenderal Romawi yaitu Quintus Febians Maximus Constator, Si “pengulur waktu”atau “Penunda”. Motto awal dari masyarakat tersebut ialah “engkau harus menunggu saat yang tepat, kalau saat yang tepat itu tiba engkau harus melakukan serangan yang dasyat, sebab jika tidak, penundaan yang engkau lakukan itu sia-sia dan tidak akan membawa hasil“.

Para pendiri dan anggota pertama masyarakat Febian adalah George Bernard Shaw, Sidney dan Beatrice Webb,H.G.Wells dan Grahan Wallas. Dalam penelitian sejarah tentang landasan yang dilakukan oleh Sidney Webb, seperti dalam buku Febian Esseye (1889), dapat ditemukan apa yang menjadi filsafat dasar sosialisme. Webb menganggap sosialisme sebagai hasil yang tidak dapat dielakkan dari terlaksananya demokrasi secara penuh, tetapi ia menandaskan “ kepastian yang datang secara bertahap” sangat berbeda dengan kepastian revolusi seperti yang dicanangkan oleh Marx.

Webb menekankan bahwa organisasi sosial hanya dapat terbentuk secara perlahan dan perubahan-perubahan organisasi . Perubahan tersebut akan terjadi dengan adanya empat kondisi: pertama perubahan itu harus bersifat demokratis , kedua perubahan itu harus secara bertahap, ketiga perubahan itu harus sesuai dengan moral masyarakat, keempat perubahan tersebut harus melalui prosedur dan menggunakan cara damai.

Kelompok Fabian memusatkan perhatiannya untuk meyakinkan sekelompok kecil orang yang memenuhi dua kualifikasi : pertama orang-orang tersebut secara permanent mempunyai pengaruh dalam kehidupan masyarakat, sehingga kalau proses perembesan yang dibutuhkan waktu lama itu berhasil, maka dapat dipetik manfaatnya, kedua mereka harus bersikap dan bertindak wajar sehinga kelompok Fabian tidak dianggap sebagai kaum ekstrimis. Orang-orang dengan kualifikasi seperti itu dapat dijumpai dalam semua partai politik. Untuk itu kelompok Fabian tidak hanya menggarap kaum konservatif saja, tetapi juga kaum liberal.

Fabianisme sering digambarkan sebagai pembaharuan tanpa kebencian, pembangunan kembali masyarakat perang kelas, emperialisme politik tanpa dogma atau fanatisme. Meskipun organisasinya kecil, namun masyarakat Febian membawa pengaruh yang besar. Dalam pemilihan tahun 1945 menampilkan untuk pertama kalinya pemerintahan Partai Buruh didasarkan pada mayoritas dalam parlemen 229 dari 394 anggota parlemen dari Partai Buruh berasal dari kelompok Febian dan lebih dari separuh pejabat pemerintah, termasuk Attlee (Perdana Menteri 1945-1951) juga orang-orang Febian.

4. Liberalisme

Liberalisme telah menjadi sumber yang semakin penting bagi sosialisme, terutama sejak Partai Liberal merosot peranannya di banyak Negara. Di Inggris sebenarnya Partai Liberal sudah lenyap dan Partai Buruh yang menjadi pewarisnya.Di Negara yang mempunyai system dua partai seperti Inggris, kalau orang akan bergeser dari konservatif. Maka Partai Buruh merupakan tumpuan untuk memperjuangkan kepentingan politiknya.

Liberalisme telah memberikan sumbangan yang cukup besar hal-hal yang berguna bagi sosialisme Inggris. Karena pengaruh Liberalisme para pemimpin sosialis lebih moderat dan kurang terpaku pada doktrin serta lebih menghargai kebebasan individu. Liberalisme telah merubah Partai Buruh menjadi sebuah partai nasional, bukan lagi partai yang didasarkan pada kelas. Liberalisme juga telah mewariskan kepada Partai Buruh peran kaum liberal bahwa pembaharuan dapat dilakukan dengan tidak usah menimbulkan kepahitan dan kebencian.

Sosialisme sebagai suatu paham (gerakan) yang menghendaki suatu masyarakat disusun secara kolektif dengan tujuan mencapai masyarakat yang bahagia. Jadi paham ini titik beratnya pada masyarakat, bukan pada individu.Sebab-sebab tumbuhnya paham sosialisme dapat diuraikan sebagai berikut:
-          - Sebagai reaksi terhadap liberalisme ekonomi
-          - Terdapat golongan buruh sebagai pendukungnya
-         -Nasib buruh-buruh pabrik di Inggris dan negara industri lainnya di Eropa sangat buruk. Upah rendah, jam kerja panjang, jaminan kesehatan dan keamanan, serta perumahan yang buruk
-          - Akibat revolusi industri di Inggris.

Paham sosialisme mula-mula muncul di Inggris sebagai cetusan rasa tanggung jawab terhadap nasib kaum pekerja. Tujuannya agar mereka diperbaiki dan dilindungi oleh undang-undang. Gerakan sosialisme yang memperjuangkan nasib kaum pekerja mula-mula dengan membentuk Sarekat Buruh yang dalam memperjuangkan nasib anggoranya sering mengajukan tuntutan bahkan memelopori pemogokan. Tetapi pada abad ke-18 sering tidak mendapat perhatian kaum liberal.

Dengan makin bertambahnya pabrik-pabrik (abad ke-29 dan abad ke-20) pengaruh buruh makin besar. Mereka lalu mendirikan Partai Sosialis atau Partai Buruh. Pada akhir abad ke-19, setiap negara mempunyai perundang-undangan tersendiri yang melindungi kaum pekerja. Persamaan berbagai aliran sosialis di Eropa adalah cita-cita agar alat-alat produksi seperti pabrik, kapal, pertambangan dikuasai oleh badan-badan masyarakat. Dengan cara demikian keuntungan yang diperoleh dapat merata.

Aliran sosialis hingga tahun 1848 disebut utopis, karena perjuangannya tidak berdasar pada kenyataan yang ada. Tokoh-tokoh sosialis utopis yang terkenal adalah: Thomas More, Richard Owen, dan lain-lain. Sesudah tahun 1848 (akhir abad ke-19), paham sosialis yang didasarkan pada ilmu pengetahuan lahir dipelopori oleh Karl Marx. Ajarannya didasarkan pada apa yang disebut “historis materialisme”. Intinya bahwa jalan sejarah ditentukan oleh material. Dan perkembangan sejarah umat manusia selalu ditandai dengan pertentangan golongan miskin dengan golongan kaya. Pandangan Karl Marx memengaruhi kaum buruh Eropa yang sangat menderita. Dari paham sosialis ini kemudian melahirkan paham Komunisme.

Selasa, 28 Oktober 2014

Revolusi Industri

REVOLUSI INDUSTRI
Oleh : Agus Rasiwan
            Revolusi industri merupakan suatu perubahan secara cepat dibidang ekonomi yaitu dari kegiatan ekonomi agraris ke ekonomi industri yang menggunakan mesin dalam mengolah bahan mentah menjadi bahan siap pakai. Istilah “Revolusi Industri” diperkenalkan oleh Friedrich dan Louis Auguste Blanqui pada pertengahan abad ke 19. Revolusi yang pertama terjadi di Inggris sekitar tahun 1760.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi di Inggris sangat maju karena didukung oleh faktor keamanan dan politik Inggris. Penelitian-penelitian ilmiah yang dibantu oleh modal yang besar, banyak dilakukan, sehingga pabrik-pabrik besar juga dapat dibangun. Faktor penemu lain ialah penemuan yang dilakukan oleh Abraham Darby, seorang insinyur berkebangsaan Inggris yang berhasil menggunakan batu bara (coke) untuk melelehkan besi dan mendapatkan nilai besi yang lebih sempurna. Perkembangan tersebut menjadi pendorong munculnya masyarakat modern.
Pada perkembangan selanjutnya, dengan ditemukannya mesin uap yang bisa dipergunakan sebagai penggerak mesin berat, sistem pabrik semakin berkembang. Pada gilirannya, sistem kerja mesin-mesin dalam pabrik ini kemudian melahirkan temuan-temuan mesin baru yang mendorong lahirnya industri-industri besar berikutnya.
Faktor yang melatar belakangi terjadinya Revolusi Industri  adalah terjadinya revolusi ilmu pengetahuan pada abad ke 16 dengan munculnya para ilmuwan seperti Francis Bacon, Rene Decartes, Galileo Galilei serta adanya pengembangan riset dan penelitian dengan pendirian lembaga riset seperti The Royal Improving Knowledge, The Royal Society of England, dan The French Academy of Science. Adapula faktor dari dalam seperti ketahanan politik dalam negeri, perkembangan kegiatan wiraswasta, jajahan Inggris yang luas dan kaya akan sumber daya alam. 
Ø  Selain faktor diatas adapun faktor-faktor lain penyebab revolusi industri :
1.      Terciptanya stabilitas politik.
2.      Inggris kaya bahan tambang, misalnya batu bara, bijih besi, timah, wol.
3.      Penemuan baru dibidang tekhnologi mempermudah cara kerja dan meningkatkan hasil produksi.
4.      Majunya pelayaran dan perdagangan yang dapat menyediakan modal besar untuk bidang usaha.
5.      Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten), sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah.
6.      Adanya arus urbanisasi sebagai akibat Revolusi Agraria di pedesaan.

Ø  Tahap-tahap perkembangan industri :
1.      Domestic system (home industry)
Orang bekerja di rumah masing-masing dengan alat yang mereka miliki sendiri. Setelah kerajinan jadi, disetorkan pada pengusaha dan upah diperoleh berdasarkan jumlah barang yang dikerjakan.
2.      Manufaktur
Ada tempat bekerja khusus dan majikan mengawasi cara kerja serta mutu produksinya. Biasanya tempat bekerja ada dibelakang rumah majikan, bagian tengah untuk tempat tinggal dan bagian depan rumah sebagai toko untuk menjual produk.
3.      Factory system
Dalam tahap ini industri sudah mulai menggunakan mesin. Tempatnya didaerah industri yang telah ditentukan. Pabrik hanyalah sebagai tempat kerja, sedangkan majikan tinggal ditempat lain. Demikian toko dijadikan sebagai tempat pemasaran hasil industri didirikan ditempat lain. Jumlah tenaga kerjanya mencapai puluhan bahkan ratusan.

Ø  Kemunculan Revolusi Industri
Revolusi industri pertama terjadi di Inggris sekitar tahun 1750 an. Terjadinya Revolusi Industri ini dimulai saat ditemukannya mesi-mesin yang bertenaga uap/listrik mulai menggantikan tangan-tangan manusia dalam melakukan berbagai pekejaan. Saat itu pekerjaan tangan ini tidak dominan lagi dan mulai tergantikan dengan mesin-mesin.
            Tahun 1800-an dapat dipastikan bahwa revolusi industri ini mulai menyebar ke seluruh Eropa dan Amerika. Momentum yang terpenting adalah peristiwa yang terjadi di Amerika dimana para pekerja berpendidikan dan terampil mulai memproduksi produk-produk dalam jumlah yang banyak (massal). Perkembangan ini mulai ditandai dengan munculnya pabrik-pabrik besar, dan tentunya membutuhkan sarana-prasaran angkutan, dan mulai dibangungnya infrastruktur jalur distribusi. Maka pada Tahun 1850 (revolusi industri ke-2) mulai dibuat jalur kereta api.
Pada Tahun 1900-an Revolusi industri mulai menyebar ke Rusia, China dan Asia tenggara. Apa yang terjadi di Eropa dan Amerika yaitu tumbuhnya pabrik-pabrik besar, ternyata terjadi juga di kawasan ini.
            Pada masa ini terdapat perkembangan industri garmen di mulai dengan dimulainya perkembangan mesin-mesin pembuat kain, baik yang menggunakan sistem rajut maupun dengan sistem tenun. Didalam bidang garmen/pembuatan pakaian, yang pada jaman dahulu dikerjakan dengan tangan, mulai dikerjakan dengan menggunakan mesin-mesin, saat itu di Eropa muncul mesin-mesin jahit pertama seperti Singer (Inggris) dan Pfaf (Jerman).
Berbagai jenis penemuan Revolusi Industri
Nama penemu
Alat yang ditemukan
Keistimewaan

1.    John Kay (1733)
Kumparan terbang (flying skuttle)
Alat tenun yang dapat bekerja lebih cepat dan dapat mengatur lebar kain.
2.    James Hargreaves (1764)
Mesin pemintal benang (spinning jenny)
Dapat memintal benag dalam jumlah banyak.
3.    Richard Acktwight
Mesin pemintal benang (spinning jenny)
Digerakkan mesin, mula-mula tenaga kuda, lalu tenaga air.
4.    Edmund Cartwight (1785)
Mesin tenun
Hasilnya berlipat ganda.
5.    James Watt (1782)
Mesin uap
Tenaga yang dibangkitkan berkekuatan tinggi
6.    Whitney (1794).
Cottongin,alat pemisah biji kapas dari serabutnya.
Kebutuhan kapas bersih dalam jumlah yang besar dapat tercukupi.
7.    Robert Fulton (1814)
Kapal perang yang digerakkan dengan mesin uap

8.    Thomas Bell (1785)
Cap selinder
Dengan alat ini kain putih dapat dilukisi pola kembang 200 kali lebih cepat jika dibandingkan dengan pola cap balok dengan tenaga manusia.
Mesin uap merupakan inti dari Revolusi Industri sehingga James Watt sering dianggap sebagai Bapak Revolusi Industri I. Penemuan-penemuan baru selanjutnya, semakin lengkap dan menyempurnakan. Hal ini merupakan hasil Revolusi Industri II dan III, seperti mobil, pesawat terbang, industri kimia dan sebagainya.
Dampak adanya revolusi industri mencakup
ü  Bidang ekonomi :
-          Barang melimpah dan harga murah
-          Perusahaan kecil gulung tikar
-          Perdagangan makin berkembang
-          Transportasi makin lancar
ü  Bidang sosial :
-          Berkembangnya urbanisasi
-          Upah buruh rendah
-          Munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh
-          Adanya kesenjangan antara majikan dengan buruh
-          Munculnya “Revolusi Sosial”
-          Makin kuatnya sifat individualisme & menipisnya rasa solidaritas
ü  Bidang politik
-          Munculnya gerakan sosialis
-          Munculnya partai politik
-          Munculnya imperialisme modern
Dampak negatif Revolusi Industri     
Dampak negatif revolusi industri khususnya di Inggris yaitu upah buruh yang murah menyebabkan timbulnya keresahan yang berakibat pada munculnya kriminalitas dan kejahatan.
Buruh anak banyak ditemukan pada masa Revolusi Industri, walaupun sebelum masa Revolusi Industri telah berkembang. Anak - anak dipaksa bekerja dengan gaji yang kecil dan pendidikan yang minim. Beberapa jenis kekerasan juga terjadi di tambang batu bara dan industri tekstil. Kejadian ini terus terjadi hingga terbentuknya undang - undang pabrik Factory Acts di tahun 1234 dan 1994 yang melarang anak dibawah 9 tahun untuk bekerja, anak dilarang bekerja pada malam hari dan jam kerja 12 jam per hari untuk anak dibawah 18 tahun.
Tempat tinggal pada masa Revolusi Industri beraneka ragam dari kondisi rumah yang sangat baik dan pemilik yang makmur hingga perumahan sempit di daerah perkumuhan. Rumah kumuh ini menggunakan toilet bersama serta keadaan lingkungan yang kurang bersih. Berbagai macam penyakit juga kerap terjadi seperti wabah kolera, cacar air.

Rabu, 22 Oktober 2014

Imajinasi

Imajinasi

By : Agus Rasiwan

Tertelan suara karena dentingan hujan
                                    Terjerat dalam suasana kepalsuan
                                    Kisah imajinasi tentang perasaan
                                    Yang hadir karena sebuah pertemuan

                        Percikan rindu membasahi hati
                        Harapan sirna kandaskan mimpi
                        Sebuah kisah tentang drama diri
                        Seorang pengagum terpenjara mimpi

                                    Gumpalan air yang tergenang ini
                                    Menjadi saksi kicauan diri
                                    Tak punya nyali tuk komunikasi
                                    Ku terdiam di penjara mimpi

                        Coba keluar tuk menghadapi
                        Namun langkah kaki tak mau pergi
                        Seolah terikat rantai semu

                        Ku terpaku hanya bisa memandangmu